INSTALASI WORDPRESS DI LINUX DEBIAN 7.8 SERVER


INSTALASI WORDPRESS 
DI LINUX DEBIAN 7.8 SERVER


mulai dari bahan-bahan yang diperlukan :
  1. ISO image Debian Server (kali ini gue gunain Debian 7.8)
  2. Oracle VM VirtualBox (bisa juga gunain mesin virtual lain seperti VMware)
  3. Wordpress 4.4.2 (bebas gunain versi berapa saja)
  4. WinSCP (untuk FTP)
Setelah semua bahan yang tadi gue udah sebutin disiapin, langsung aja kalian lakuin langkah - langkah di bawah ini :
  • Install ISO Debian yang udah disiapkan di VirtualBox (Video Tutorial) ikutin aja video tadi langkah-langkahnya sama aja kok. Tampilan akhirnya bakalan kayak gini 


  • Login sebagai root, lalu masukkan password yang tadi kalian setting saat proses instalasi
  • Setting IP / Konfigurasi Interface 
#nano /etc/network/interfaces


  • Edit file interfaces yang muncul menjadi seperti tampilan di bawah ini
  • Untuk IP address diisi bebas tersrerah kalian, yang terpenting ingat, untuk interface eth0 ganti menjadi inet static

  • Install aplikasi DNS server yaitu bind9 
#apt-get install bind9
  • Jika anda diminta untuk memasukan DVD iso debian, maka kalian perlu mengklik logo CD yang berada di bagian bawah kanan virtual box


    • Pilih browse disk image, langsung abis itu kalian cari deh tempat nyimpen iso debian kalian langsung pilih open
    • Dan terakhir pastikan DVD ISO debian kalian udah kepilih *ada tanda centangnya nanti*

    • Setelah selesai melakukan penginstallan, masuk ke direktori bind dengan cara :



    • Edit file named.conf.default-zones dengan perintah nano :
    #nano named.conf.default-zones
    • Tampilan awal file ini adalah seperti berikut :
    • Edit file tadi menjadi seperti tampilan di bawah ini :
    • ganti db.0 Ã  db.ariq *isikan sesuai keinginan anda*
    • ganti db.255 Ã  db.192
    • untuk zone "manzer.org" *isikan sesuai keinginan kalian* ini akan menjadi domain kalian, diisi bebas contohnya : example.com / example.co.id / example.net
    • Salin isi db.127 ke db.192 & db.local ke db.ariq, dengan perintah :
    | #cp db.127 db.192  |   #cp db.local db.ariq |
    • Edit isi db.192 dengan perintah nano (#nano db.192), maka akan muncul tampilannya seperti di bawah ini

    • Kemudian kalian edit agar menjadi tampilan di bawah ini

    • Untuk line terakhir, isikan sesuai IP kalian, misalkan IP kalian 192.168.13.20, maka kalian tuliskan dengan 20.13.168.
     
    • Edit isi db.ariq dengan perintah nano (#nano db.ariq), maka akan muncul tampilannya seperti di bawah ini
    • Kemudian kalian edit agar menjadi tampilan di bawah ini, perhatikan dalam penulisan tanda titiknya
    • Setelah selesai mengedit 2 file tadi, edit juga file resolv.conf dengan perintah nano (#nano /etc/resolv.conf)
    • Edit file tadi menjadi seperti tampilan di bawah ini, isikan search (domain kalian) dan nameserver (IP debian kalian)
    • Lalu restart interface kalian agar penggantian IP terbaca oleh debian, hingga keluar tanda [ok](# service bind9 restart)
    • Restart DNS / bind9 kalian, hingga keluar tanda [ ok ] (# service bind9 restart)
    • Test DNS server kalian apakah berjalan dengan baik dan sesuai, dengan menggunakan 2 perintah, yaitu ( # nslookup 192.168.1.7 dan # nslookup manzer.org) yaitu dengan menggunakan nslookup [ip kalian] & nslookup [domain kalian], jika tampilannya seperti tampilan di bawah ini maka penginstallan DNS kalian berhasil.
    • Tampilan di atas berhasil karena tidak mengeluarkan kode error sama sekali, anda bisa saja gagal jika tidak keluar tulisan apa" / hanya kosong.


    • Install aplikasi WEB Server, yaitu apache2

    • Ubah setelan network pada virtual box yang tadinya NAT menjadi Host Only Adapter
    • Setting IP pada adapter virtual box kalian yang berada di [Control Panel >Network and Internet> Network Connections]. Pastikan IP kalian menyetting IP anda satu network id dengan IP pada debian. Kemudian isi DNS server sesuai dengan IP Debian.
    • Buka browser untuk melihat apakah web server berhasil diinstall, kemudian ketikan di url dengan 192.168.1.7 [IP debian anda] / manzer.org [domain anda]
    • Jika berhasil tampilannya akan seperti gambar di atas ini, Jika tidak keluar sama sekali, perhatikan pada IP kalian apakah sudah sesuai dan pastikan anda tidak sedang terhubung dengan jaringan apapapun / matikan WiFi laptop kalian

    • Kembali lagi ke VirtualBox kalian, install pada debian kalian aplikasi database server (mysql-server). Ketik Y untuk konfirmasi penginstallan dan tekan enter
     

    • Pada saat proses installasi anda akan diminta untuk mengisi password untuk account database kalian, isi dengan kata" yang kalian mudah ingat. Oh iya untuk user yang digunakan adalah root.
    • Tulis ulang password yang anda setting tadi
    • Restart aplikasi mysql kalian ( # service mysql-server restart )
    • Install aplikasi untuk membuka database kalian (web based) yaitu dengan phpmyadmin (# apt-get install phpmyadmin), konfirmasi penginstallan ketik Y lalu tekan enter

    • Kemudian pilih di aplikasi web server manakah anda akan menginstall php, pilih dengan apache2 pilih menggunakan space lalu tekan enter
    • Pastikan sebelum anda menginstall phpmyadmin anda sudah menginstall aplikasi database pada debian anda, jika sudah menginstall aplikasi database pilih yes.

    • Ketikan password database yang kalian setting saat menginstall mysql tadi
    • Setting password untuk login di phpmyadmin anda, jangan sampa dikosongkan, jika dikosongkan maka secara otomatis akan terbuat password secara acak.
    • Setelah proses instalasi selesai akan diindiaktorkan berhasil jika tampilan muncul seperti di bawah ini
    • Karena program phpmyadmin bersifat web-based maka buka menggunakan browser di PC anda dengan mengetikan [domain]/phpmyadmin (ex. manzer.org/phpmyadmin)
    • Setelah itu akan terbuka halaman untuk login user phpmyadmin anda yang telah kalian setting passwordnya tadi saat proses instalasi, oh iya user defaultnya adalah root
    • Tampilan setelah kalian log in adalah seperti gambar di bawah ini :
    • Buat database untuk bakal wordpress anda terlebih dahulu dengan mengklik menu "Databases" yang berada di atas sebelah kiri, kemudian beri nama databasenya lalu klik ok
    tampilan setelah database berhasil dibuat
    • Sekarang kita hanya perlu menginstall wordpress di linux debian. Pertama" kita perlu memilik file wordpressnya di pc kita. Kita juga memerlukan aplikasi pendukung yaitu WinSCP sebagai media FTP, sebenarnya bisa juga menggunakan samba / aplikasi FTP lainnya bawaan debian. Tapi menurut gue lebih simple pake WinSCP.
    • Install WinSCP dengan mode default jangan custom *bebas sih sebenernya, tapi biar cepet pilih default aja*
    • Setelah selesai proses instalasi, jalankan program WinSCP
    • Isikan Hostname dengan IP debian kalian, karena IP debian gue 192.168.1.7 maka gue akan isi itu, lalu untuk User name isi dengan root dan password isikan sesuai password root debian kalian. Lalu terakhir klik login. Untuk file protokol kita gunakan SFTP.
    • Jika muncul pesan warning seperti di atas tidak perlu kuatir hanya perlu klik pilihan update atau yes saja, ini hanya untuk konfirmasi
    • Jika sudah maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini
    • Ubah direktori windows menjadi direktori tempat anda menyimpan file wordpress

    • Ubah direktori linux menjadi /var/www

    • Upload seluruh isi file wordpress kalian ke direktori /var/www di linux debian
    • Kemudian delete file index.html agar saat domain anda diketikan pada web browser, langsung akan masuk ke wordpress kalian / tidak perlu menulis (manzer.org/wordpress)
    • Buka web browser, lalu langsung ketikan domain anda pada url nya, dan tampilan yang akan muncul adalah seperti di bawah ini. Klik Let's Go
    • Kita akan diminta untuk mengisi beberapa data, isi data sesuai gambar di bawah ini 
    • Untuk database name, isi sesuai dengan nama database yang tadi kalian buat di phpmyadmin
    • Isikan username dan password account mysql kalian, yang sebelumnya sudah disetting. Saran untuk password gunakan saja yang mudah, misalkan root
    • Untuk kolom sisanya isikan default saja tidak usah diubah
    • Klik Submit
    • Setelah menklik submit, di proses instalasi saya terjadi sedikit error, yakni file wp-config.php tidak bisa dibuat pada media penyimpanan di linux saya
    • Salin codingan yang terdapat pada halaman tersebut, kemudian tulis di notepad pc kalian, kemudian save as.. dengan nama (wp-config.php) 
    • Pindahkan file tadi ke direktori /var/www dengan menggunakan WinSCP
    • Jika file telah selesai dipindahkan, klik Run the Install, akan terbuka lagi halaman selanjutnya
    • Isi sesuka hati kalian, tapi yang perlu diinget adalah user wordpress dan passwordnya jadi jangan sampe asal"an atau lupa, jika dirasa cukup klik Install Wordpress
    • Wordpress berhasil diinstal
    • Klik log in, kemudian isikan sesuai seperti yang kalian setting tadi
    • Jika sudah berhasil masuk ke dashboard wordpress seperti gambar di bawah ini maka anda telah berhasil menginstall wordpress di Linux Debian yanga dapat dibuka melalui localhost
    • Atur wordpress kalian sesuka hati
    Next
    This is the current newest page
    Previous
    Next Post »

    1 komentar:

    Click here for komentar
    6 Februari 2024 pukul 06.09 ×

    great tutorial....

    Selamat Unknown dapat PERTAMAX...! Silahkan antri di pom terdekat heheheh...
    Balas
    avatar
    admin
    Thanks for your comment